Author : Maritza Azra Rizkitanti   , Sony Junianto, Joke Pratilastiarso
ABSTRAK

Energi arus laut merupakan salah satu sumber energi terbarukan yang potensial dikembangkan di Indonesia, meskipun kecepatan arus di sebagian besar wilayah perairannya relatif rendah. Vertical Axis Tidal Turbine (VATT) menjadi solusi efektif untuk mengonversi arus laut berkecepatan rendah menjadi energi listrik. Penelitian ini menganalisis keandalan dan kinerja turbin Darrieus di Selat Toyapakeh menggunakan airfoil NACA 63(4)021, dengan variasi jumlah sudu dan penambahan tuberkel pada leading-edge airfoil. Simulasi aliran fluida dilakukan menggunakan Computational Fluid Dynamics (CFD) untuk mengetahui distribusi kecepatan, tekanan, dan torsi. Hasil menunjukkan bahwa turbin tiga sudu memiliki kinerja terbaik di semua variasi kecepatan. Penambahan tuberkel dengan rasio 0,05 terhadap chord juga meningkatkan performa dibandingkan turbin tanpa modifikasi. Keandalan operasional dianalisis menggunakan metode Monte Carlo. Pada kecepatan minimum semua konfigurasi tidak beroperasi. Pada kecepatan rata-rata, konfigurasi turbin dengan tuberkel rasio 0,05 direkomendasikan sedangkan pada kecepatan maksimum, konfigurasi empat sudu menunjukkan keandalan 100% dan mampu beroperasi selama 24 jam.

[DOWNLOAD ABSTRACT]