Author : Naura Della Aprianty   , Amang Sudarsono, Haryadi Amran Darwito
ABSTRAK

Seiring meningkatnya penggunaan mobil listrik di Indonesia, potensi kecelakaan akibat tabrakan ringan antarkendaraan turut meningkat, terutama karena rendahnya tingkat kebisingan mesin dan keterbatasan visibilitas pengemudi. Untuk mengatasi hal tersebut, proyek ini mengembangkan sistem peringatan tabrakan berbasis Internet of Things (IoT) yang diimplementasikan pada prototype mobil listrik skala miniatur. Sistem ini menggunakan mikrokontroler ESP32 dan sensor ultrasonik HC-SR04 untuk mendeteksi jarak antar objek secara real-time. Respon peringatan diberikan melalui LED RGB sebagai indikator visual dan buzzer sebagai indikator suara. Selain itu, sistem mengendalikan kecepatan motor DC menggunakan driver L298N dan modul PCA9685 sesuai dengan jarak terdeteksi: berhenti (<5 cm), pelan (5–15 cm), dan normal (>15 cm). Data jarak ditampilkan di aplikasi Android berbasis MIT App Inventor yang dilengkapi fitur login dan monitoring, serta dicatat otomatis ke Google Sheets sebagai histori. Sistem juga terintegrasi dengan WPPConnect untuk mengirimkan notifikasi WhatsApp saat kondisi bahaya terdeteksi. Hasil pengujian menunjukkan sistem mampu mendeteksi jarak dengan akurat, memberikan notifikasi secara responsif, dan mengendalikan kecepatan motor sesuai kondisi. Sistem ini diharapkan menjadi solusi awal yang efektif untuk meningkatkan keselamatan berkendara, khususnya pada kendaraan listrik di masa depan.

[DOWNLOAD ABSTRACT]