Author : Obed Christian Sanjaya   , Ferry Astika Saputra, Desy Intan Permatasari
ABSTRAK

Pengelolaan aset teknologi informasi di instansi pemerintahan menghadapi berbagai tantangan, seperti pencatatan manual, keterbatasan pelacakan mutasi, dan desain sistem yang belum berorientasi pada pengalaman pengguna. Permasalahan ini berdampak pada efektivitas kontrol internal dan efisiensi operasional aset. Untuk menjawab tantangan tersebut, dikembangkan sistem MataTik, sebuah sistem informasi manajemen aset TIK berbasis web yang dirancang dengan pendekatan Double Diamond UX Design. Proses pengembangan dilakukan melalui empat tahap utama: Discover, Define, Develop, dan Deliver, dengan melibatkan pengguna dalam setiap tahapan. Sistem MataTik mencakup fitur utama seperti registrasi aset, pengelolaan pengguna dan divisi, peminjaman, mutasi, inspeksi, dan pembuangan aset. Keamanan sistem didukung dengan Keycloak sebagai otentikasi terpusat dan dokumentasi API melalui Swagger. Evaluasi dilakukan dengan metode usability testing berdasarkan tiga parameter: efektivitas, efisiensi, dan kepuasan pengguna. Dari total 27 task pengujian, sebagian besar menunjukkan efisiensi waktu mencapai 100%, dan sistem berhasil meraih skor 83,3 dalam System Usability Scale (SUS), yang masuk dalam kategori “Excellent”. Hasil ini menunjukkan bahwa sistem MataTik mampu meningkatkan efisiensi kerja, meminimalisir kesalahan, serta memberikan pengalaman pengguna yang optimal dalam pengelolaan aset TIK.

[DOWNLOAD ABSTRACT]