Author : Reiki Ridvan   , Khairurizal Alfathdyanto, Agrippina Waya Rahmaning Gusti
ABSTRAK

Indonesia memiliki lebih dari 22,97 juta penyandang disabilitas, dengan sekitar 1,1 juta orang mengalami amputasi anggota tubuh bagian atas. Keterbatasan akses terhadap prostetik berkualitas dan terjangkau menjadi tantangan besar, terutama di negara berkembang. Untuk mengatasi hal ini, dikembangkan tangan prostetik berbasis sensor EMG (Electromyography) dan aktuator servo yang mampu meniru gerakan tangan alami secara presisi. Sistem ini terdiri dari sensor EMG untuk deteksi sinyal otot, mikrokontroler Arduino Uno sebagai unit pengendali, dan motor servo MG996R sebagai penggerak jari dengan mekanisme tendon. Desain prostetik diproduksi menggunakan pencetakan 3D berbahan PLA+ untuk menyesuaikan anatomi pengguna sekaligus meminimalkan biaya produksi. Hasil pengujian menunjukkan sistem mampu merespons sinyal otot dengan baik dan menghasilkan gerakan tangan yang alami dan Kemampuan genggam prostetik ini mencapai sekitar 60–70% dibandingkan tangan manusia normal, yang cukup untuk melakukan aktivitas dasar seperti memegang gelas, alat tulis, atau benda sehari-hari lainnya. Dengan biaya produksi yang lebih terjangkau dibandingkan prostetik komersial, alat ini diharapkan dapat meningkatkan kemandirian dan kualitas hidup penyandang disabilitas di Indonesia.

[DOWNLOAD ABSTRACT]