Author : Indah Ibtisyah Kharomi   , Prima Dewi Permatasari, Afifah Dwi Ramadhani
ABSTRAK

Indonesia memiliki wilayah perairan yang luas, sehingga risiko kecelakaan seperti hanyut atau tenggelam cukup tinggi, dengan korban yang sulit dilacak karena tidak meninggalkan jejak. Untuk mengatasi hal tersebut, dikembangkan sistem pelacakan korban hanyut berbasis citra drone dengan mengintegrasikan algoritma Simple Online and Real-Time Tracking (SORT) dan model deteksi objek YOLOv7 serta YOLOv11. Sistem ini diimplementasikan dalam antarmuka web interaktif yang memungkinkan pelacakan secara real-time. Pengujian dilakukan dalam dua skenario, yaitu saat drone diam saat objek bergerak dan saat drone bergerak lebih cepat dari objek hanyut. Pada skenario drone diam, YOLOv11 (epoch 200) menunjukkan akurasi pelacakan tertinggi dengan nilai MOTA 0,927, sedangkan YOLOv7 (epoch 50) memberikan presisi bounding box terbaik dengan nilai MOTP 0,0537. Dalam skenario drone bergerak, YOLOv11 mempertahankan nilai MOTA di atas 0,98 pada seluruh epoch, sementara YOLOv7 tetap mencatat MOTP terendah 0,0537 pada epoch 50. Hasil ini menunjukkan bahwa sistem mampu beradaptasi dalam berbagai kondisi dan mendukung proses pencarian korban secara lebih cepat, akurat, dan efisien di wilayah perairan.

[DOWNLOAD ABSTRACT]