Author : Arya Pratama   , Ronny Susetyoko, Edi Satriyanto
ABSTRAK

Perubahan iklim berdampak signifikan terhadap produktivitas pertanian di Indonesia, negara tropis agraris yang bergantung pada sektor pertanian. Penelitian ini bertujuan memprediksi variabel iklim, yaitu suhu, curah hujan, dan kelembaban, serta produktivitas pertanian, meliputi padi, jagung, kedelai, kacang hijau, kacang tanah, ubi kayu, dan ubi jalar, serta memvisualisasikan hasilnya dalam dashboard interaktif. Data iklim diperoleh dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika, sedangkan data pertanian dari Badan Pusat Statistik, mencakup beberapa provinsi di Indonesia. Metode Seasonal Generalized Space Time Autoregressive digunakan untuk memodelkan variabel iklim, menghasilkan akurasi tinggi untuk suhu dan kelembaban dengan MAPE kurang dari 2 persen, namun kurang optimal untuk curah hujan dengan SMAPE 17,03 persen hingga 36,53 persen. Metode Prophet digunakan untuk memprediksi produktivitas pertanian, menunjukkan performa baik untuk komoditas stabil seperti padi dan kacang tanah dengan MAPE kurang dari 5 persen, tetapi menantang untuk komoditas fluktuatif seperti jagung dan ubi jalar dengan MAPE lebih dari 10 persen. Hasil peramalan divisualisasikan melalui dashboard interaktif berbasis Power BI, menyajikan tren perubahan iklim dan proyeksi produktivitas pertanian, memberikan wawasan bagi pengambilan keputusan strategis untuk pertanian berkelanjutan. Penelitian ini menawarkan wawasan penting tentang hubungan iklim dan produktivitas pertanian serta alat visual informatif bagi pemangku kepentingan.

[DOWNLOAD ABSTRACT]