Author : Syahrir Nur   , Madyono, Ardik Wijayanto
ABSTRAK

Proyek akhir ini bertujuan untuk merancang bangun sebuah sistem pembangkit listrik tenaga sampah (PLTSa) skala mikro yang terintegrasi di dalam sebuah tong sampah sebagai sumber energi listrik alternatif. Sistem ini dirancang untuk mengubah energi panas dari hasil pembakaran berbagai jenis sampah kering yang mudah terbakar menjadi energi listrik melalui proses termodinamika. Proses ini melibatkan pembakaran sampah di dalam insinerator untuk memanaskan air pada boiler hingga menghasilkan uap. Uap tersebut kemudian dialirkan untuk menggerakkan sebuah turbin modifikasi yang terhubung dengan motor DC RS-380 yang difungsikan sebagai generator. Energi listrik yang dihasilkan selanjutnya dinaikkan tegangannya menggunakan boost converter untuk menyalakan beban berupa lampu DC 12 Volt. Kinerja sistem dipantau menggunakan sistem monitoring suhu pembakaran berbasis sensor termokopel tipe-K dengan mikrokontroler ESP32 dan sistem pengukuran arus serta tegangan pada output menggunakan sensor INA219 yang dikendalikan oleh Arduino. Hasil pengujian menunjukkan bahwa sistem mampu menghasilkan suhu pembakaran hingga 450°C, yang dapat memutar turbin hingga 792 RPM dan menghasilkan tegangan output generator sebesar 3,40 Volt. Setelah melalui boost converter, tegangan berhasil dinaikkan secara stabil menjadi 8,52 Volt dengan daya 0,23 Watt. Proyek akhir ini berhasil menunjukkan potensi penerapan sistem energi terbarukan dan berpotensi dikembangkan lebih lanjut untuk edukasi masyarakat dalam pengelolaan sampah dan energi berkelanjutan.

[DOWNLOAD ABSTRACT]