Author : Gede Hari Yoga Nanda   , Arna Fariza, Fadilah Fahrul Hardiansyah, Agus Indra Gunawan
ABSTRAK

Budidaya udang vaname merupakan salah satu sektor unggulan dalam perikanan Indonesia yang berkontribusi besar terhadap ekspor komoditas perikanan nasional. Namun, tingginya tingkat kematian udang akibat serangan penyakit seperti White Spot Syndrome Virus (WSSV) menjadi tantangan serius yang berdampak pada penurunan produksi dan ekspor. Permasalahan utama yang dihadapi para pembudidaya adalah keterbatasan pengetahuan dalam mendeteksi gejala penyakit secara dini, serta kurangnya akses terhadap informasi dan sistem pendukung diagnosis. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan sebuah aplikasi mobile berbasis sistem pakar dengan metode Forward Chaining untuk membantu pembudidaya udang vaname dalam mendiagnosis penyakit berdasarkan gejala yang muncul. Aplikasi ini dirancang agar dapat memberikan hasil diagnosis secara akurat serta menawarkan solusi preventif yang relevan untuk mengurangi risiko penyebaran penyakit. Dengan adanya aplikasi ini, diharapkan pembudidaya dapat meningkatkan kecepatan respons terhadap gejala penyakit, meminimalkan kerugian, dan menunjang keberlanjutan usaha budidaya udang vaname di Indonesia.

[DOWNLOAD ABSTRACT]