Author : Hanif Tio Ramadhan   , Ardik Wijayanto, Agus Indra Gunawan
ABSTRAK

Pertanian modern menghadapi tantangan dalam meningkatkan efisiensi dan kualitas produk untuk permintaan pasar. Di Indonesia, melon adalah buah yang sangat diminati, Dengan produksi yang terus menerus meningkat setiap tahun. Kualitas melon seringkali ditentukan oleh tingkat kemanisannya, yang biasanya diukur dengan menggunakan alat Refractometer, alat ini dianggap kurang efisien karena dalam pengukurannya dapat menyebabkan buah melon tersebut menjadi rusak. Teknologi sensor inframerah, seperti sensor MLX90614, menawarkan solusi pengukuran suhu secara non-kontak yang dapat digunakan untuk mendeteksi tingkat kemanisan buah melon tanpa merusaknya. Proyek ini bertujuan untuk merancang alat pengukur tingkat kemanisan buah melon menggunakan sensor MLX90614. Nilai suhu yang diperoleh kemudian diolah untuk memperkirakan nilai tingkat kemanisan (Brix). Hasil Pengujian sistem menunjukkan bahwa pengukuran akan lebih efektif dilakukan pada jarak 3 cm dari permukaan buah. Dan sistem ini memiliki nilai error terhadap hasil referensi sebesar 5,2% atau ± 0.73 °Brix.

[DOWNLOAD ABSTRACT]