Author : M Farhan Hisyam Firdaus   , Sutedjo, Ahmad Firyal Adila
ABSTRAK

Pencahayaan pada Ruang Pertemuan yang memadai membantu menciptakan kondisi visual yang optimal dan memungkinkan semua peserta melibatkan diri dengan baik dalam proses pertemuan. Kondisi pencahayaan yang tidak memenuhi standar sesuai dengan SNI 03 6197 2000 yakni sebesar 300 lux pada ruang pertemuan akan berdampak pada terganggunya aktivitas di dalam ruangan. Pada Tugas Akhir ini dibuatlah alat untuk mengatur kuat penerangan cahaya sesuai dengan kebutuhan ruang pertemuan dengan mempertimbangkan kontribusi cahaya dari luar ruangan. Sistem ini menggunakan sensor cahaya sebagai alat untuk mendeteksi kuat penerangan cahaya. Sensor cahaya pertama digunakan untuk mendeteksi kuat penerangan cahaya dari luar yang masuk kedalam ruangan. Sensor cahaya kedua digunakan untuk mendeteksi kuat penerangan cahaya yang dihasilkan dari lampu penerangan di dalam ruangan. Penggabungan hasil dari pembacaan sensor cahaya akan diolah oleh mikrokontroller untuk melakukan proses pengontrolan kuat penerangan cahaya lampu yang dibutuhkan sebagai sumber penerangan pada ruang pertemuan. Agar kerja kontrol bekerja baik maka diperlukan prinsip kendali dengan kontroller menggunakan logika fuzzy. Impelmentasi fuzzy pada alat ini telah berjalan baik dan menghasilkan error sebesar 12,2% dan 2,5% pada pengujian siang hari dan 0,3% dan 0,2% pada pengujian malam hari.

[DOWNLOAD ABSTRACT]