Author : Ganes Satria Wardhana   , Muhammad Rizani Rusli, Era Purwanto
ABSTRAK

Kendaraan listrik (EV) semakin populer karena kemajuan teknologi, infrastruktur dan dapat mengurangi polusi udara, namun juga memiliki kekurangan seperti batasan tempat charging, beberapa kendaraan listrik masih memiliki sumber pengisian daya yang terbatas dengan adanya vehicle to vehicle charging dapat mengatasi masalah sumber pengisian daya yang terbatas. Selain itu dengan adanya V2V charging dapat mengisi daya kendaraan kapan saja dan dimana saja selama baterai sumber masih dalam kondisi terisi. sehingga dapat memperluas jangkauan dan fleksibilitas operasional kendaraan listrik (EV). V2V ini baterai Elviro EV dengan 0.36 kWh. diisi menggunakan baterai sepeda listrik 1.2 kWh. Transfer daya antara dua baterai menggunakan konverter buck DC-DC untuk metode pengisian daya dengan menggunakan Constant Current Constant Voltage kondisi CC terjadi pada awal pengisian hingga mencapai 80%-90% dan kemudian dilanjutkan dengan kondisi CV hingga terisi penuh. penerapan metode CC-CV menggunakan metode kontrol PI

[DOWNLOAD ABSTRACT]