Author : Megalita Maytasya Yusifa   , Amang Sudarsono, Mike Yuliana
ABSTRAK

Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi telah membawa perubahan signifikan dalam kehidupan modern, termasuk di sektor transportasi. Jalan tol, sebagai infrastruktur vital dalam sistem transportasi, menjadi fokus pengembangan untuk memenuhi kebutuhan mobilitas yang terus meningkat. Namun, permasalahan seperti area blind spot dan padatnya lalu lintas jaringan masih menjadi tantangan yang perlu diatasi. Delay Tolerant Network (DTN) merupakan arsitektur jaringan yang dirancang untuk mengatasi keterbatasan tersebut dengan menyediakan solusi bagi jaringan yang sering mengalami keterputusan akibat mobilitas node yang tinggi. Hal ini sering kali menyebabkan delay atau latency, yaitu waktu tunda yang dibutuhkan paket data untuk mencapai tujuan melalui banyak node. Penelitian ini bertujuan untuk menguji dan menganalisis kinerja protokol routing DTN pada rute transportasi umum Trans Jatim, khususnya di Jalan Tol Surabaya–Gresik. Simulasi dilakukan menggunakan aplikasi the ONE Simulator dengan tiga model protocol routing Spray and Wait, MaxProp, dan ProPHET. Evaluasi kinerja difokuskan pada tiga parameter utama Delivery Probability, Average Latency, dan Overhead Ratio. Hasil penelitian menunjukkan bahwa protocol MaxProp memiliki probabilitas pengiriman tertinggi, tetapi menghasilkan overhead yang juga tertinggi dibandingkan dua protokol lainnya. Protocol Spray and Wait menawarkan overhead paling rendah dengan stabilitas probabilitas pengiriman, meskipun memiliki latensi yang relatif tinggi. Di sisi lain, protocol ProPHET unggul dengan latensi paling rendah dan overhead yang moderat, meskipun probabilitas pengirimannya bervariasi.

[DOWNLOAD ABSTRACT]