Author : Dhani Fajar Nugroho   , Ferry Astika Saputra, Dadet Pramadihanto
ABSTRAK

Electric Vehicle (EV) adalah kendaraan yang digerakkan oleh tenaga listrik, tidak menggunakan bahan bakar fosil, sehingga lebih ramah lingkungan. Minat global untuk mengganti kendaraan berbahan bakar bensin dengan EV meningkat dalam satu dekade terakhir sebagai langkah menuju target Net Zero Emission. Indonesia juga perlu mengadopsi kendaraan listrik dalam transportasi umumnya, seperti E-Bus, untuk mengurangi polusi udara dan menghadapi perubahan iklim. E-Bus memiliki keunggulan lingkungan yang signifikan, namun adopsinya memerlukan sistem manajemen operasional yang efisien. Sistem ini mencakup informasi tentang status bus, kapasitas penumpang, dan deteksi kelelahan pengemudi, yang diperoleh melalui Intelligent Agent System dan dikumpulkan oleh data collecting client. Namun, sistem manajemen operasional bus listrik yang dikembangkan oleh PENS memiliki kekurangan, termasuk belum ada implementasi server dan proses deployment yang masih manual. Untuk mengatasi masalah ini, diperlukan implementasi Continuous Integration/Continuous Delivery (CI/CD) untuk otomatisasi deployment dan mengurangi downtime. Pendekatan seperti rolling update dapat meminimalkan gangguan layanan selama pembaruan. Selain itu, integrasi ChatOps dapat meningkatkan koordinasi tim pengembang dan efisiensi operasional melalui platform komunikasi real-time.

[DOWNLOAD ABSTRACT]