Author : KemalThoriq   , Hero Yudo Martono, Renovita Edelani, Grezio Arifiyan Primajaya
ABSTRAK

Dengan pesatnya peningkatan jumlah data yang tersedia untuk analisis, muncul kebutuhan untuk memanfaatkan data tersebut guna meningkatkan proses pembelajaran. Analisis data didefinisikan sebagai pengukuran, pengumpulan, analisis, dan pelaporan data serta konteksnya, dengan tujuan memahami dan mengoptimalkan proses. Konsep ini erat kaitannya dengan dasbor analitik, yang menampilkan berbagai indikator terkait pengambilan dan pemrosesan data. Studi yang dirilis oleh Amazon Web Services (AWS) menunjukkan bagaimana organisasi bisnis di Indonesia memanfaatkan data untuk menjembatani kesenjangan kematangan data. Faktor-faktor kunci seperti peralatan dan teknologi, keterampilan digital, dan keamanan data sangat penting dalam proses ini. Laporan "Demystifying Data 2022" yang disusun oleh Deloitte Access Economics mengungkap bahwa penggunaan analitik, kecerdasan buatan (AI), dan pembelajaran mesin (Machine Learning) dapat meningkatkan pendapatan perusahaan sebesar 13,8% per tahun. Survei terhadap 523 pejabat senior pengambil keputusan di berbagai organisasi di Indonesia mengindikasikan bahwa kematangan data berkontribusi signifikan terhadap peningkatan penjualan dan pendapatan. Analitik data memberikan visibilitas mendalam dan pemahaman yang lebih baik tentang proses dan layanan, serta menghasilkan wawasan yang dapat diterapkan untuk menciptakan pengalaman yang dipersonalisasi, produk digital terkait, dan peningkatan produktivitas operasional

[DOWNLOAD ABSTRACT]