Author : Muhammad Sirojuddin Nur   , R.Sanggar Dewanto, Eko Henfri Binugroho
ABSTRAK

Setiap pengguna kendaraan tentu ingin selamat ketika mengendarai kendaraan. Namun, walau sudah berhati-hati tetap saja selalu ada kemungkinan dari kejadian yang tidak terduga bahkan bisa membahayakan pengguna kendaraan. Selama ini banyak terjadi kecelakaan yang salah satunya disebabkan oleh pengemudi yang kehilangan kendali atas kendaraan. Hal ini dapat disebabkan oleh kondisi jalanan yang licin atau manuver berkendara yang tidak sesuai. Proyek ini bertujuan untuk membuat sebuah teknologi yang bisa membantu meningkatkan keselamatan pengendara dengan menambahkan sebuah fitur yang beroperasi secara otomatis. Traction control system atau TCS merupakan sebuah fitur keselamatan yang ada pada kendaraan. Fitur ini memiliki fungsi untuk meningkatkan keamanan ketika berkendara. Fitur ini berbentuk modul yang dipasangkan pada sebuah kendaraan. Traction control system atau TCS bekerja dengan cara melakukan pengereman pada kendaraan apabila suatu saat kendaraan melewati jalanan yang licin, sehingga membuat roda kendaraan berputar lebih cepat dari seharusnya dan kehilangan traksi. Traksi adalah gaya gesek yang terjadi antara ban kendaraan dengan permukaan jalan. Hal ini dilakukan demi mencegah kendaraan tergelincir. Sistem ini bekerja dengan cara memonitor dan mengontrol perputaran roda pada kendaraan selama berkendara. Traction control system mendapatkan input dari anti-lock braking system atau ABS dan Wheel Speed Sensor atau WSS pada roda penggerak kendaraan untuk mendeteksi roda yang kehilangan traksi, selip atau berputar lebih cepat dari seharusnya. Sinyal akan dikirim ke Engine Control Unit atau ECU. Saat sistem mendeteksi ada kecepatan perputaran roda yang tidak wajar, maka secara otomatis sistem akan menyalakan fungsi rem. Pemberian dan pengembangan dari fitur ini diharapkan mampu membuat sebuah van memiliki kemampuan yang lebih baik untuk membantu pengendara meminimalisir terjadinya kecelakaan.

[DOWNLOAD ABSTRACT]