Author : Muhammad Izzshafik Fakhri   , Arman Jaya, Ony Asrarul Qudsi
ABSTRAK

Padi merupakan sumber makanan utama dari penduduk Asia Tenggara. Tanaman padi sendiri merupakan tanaman yang menghasilkan beras dimana ketersediaannya yang selalu ada di setiap atau sepanjang waktu membuat padi menjadi makanan pokok yang banyak diminati penduduk Asia. Kebutuhan padi yang banyak tidak sebanding dengan petani yang bekerja dalam mengelola padi tersebut. Permasalahan yang muncul adalah upah yang diperoleh petani sangat kecil namun dalam mengelola atau lebih tepatnya merontokkan padi biaya yang sering dikeluarkan sangatlah banyak. Sasaran dari penelitian ini adalah untuk memenuhi kebutuhan mesin alat perontok padi petani di wilayah Banyutengah, Gresik. Prinsip kerja dari mesin ini adalah dengan memisahkan padi dan tangkainya dimana proses tersebut terjadi didalam tresher yang digerakkan motor. Motor yang digunakan adalah motor BLDC 48V dan daya 350 Watt. Penggunaan mesin ini diharapkan dapat membantu petani dalam melakukan panen padi sehingga dapat meningkatkan kualitas padi. Selain permasalahan ekonomi yang dihadapi petani, penggunaan mesin perontok padi dengan penggerak manual dan mesin diesel menimbulkan masalah lingkungan. Mesin diesel yang digunakan selama ini menghasilkan asap hitam yang menyebabkan polusi udara dan dapat mempengaruhi kualitas padi yang dihasilkan. Polusi udara ini tidak hanya merugikan kesehatan manusia tetapi juga dapat merusak lingkungan sekitar. Sebagai solusi, penelitian ini mengembangkan alat perontok padi yang menggunakan motor BLDC 48V dan sumber daya dari baterai 48V. Penggunaan motor BLDC ini tidak menghasilkan emisi gas buang sehingga lebih ramah lingkungan dibandingkan mesin diesel. Alat ini juga dirancang dengan spesifikasi umum yaitu panjang 60 cm, lebar 50 cm, tinggi 100 cm, dan daya motor 350 Watt. Dengan inovasi ini, diharapkan dapat membantu petani meningkatkan efisiensi panen padi serta mengurangi dampak negatif terhadap lingkungan.

[DOWNLOAD ABSTRACT]