Author : Achmad Zidan   , Sutedjo, Renny Rakhmawati
ABSTRAK

Saat ini listrik sangat dibutuhkan oleh masyarakat di Indonesia. Hampir dari seluruh masyarakat Indonesia menggunakan listrik dari sumber jala – jala PLN. Akan tetapi, Listrik yang berasal dari sumber jala – jala PLN tidak sampai pada daerah yang cukup jauh dari perkotaan contohnya adalah pesisir pantai. Khususnya para pedagang makanan yang sering dijumpai menjual makanan yang dingin atau tidak hangat. Para pedagang kesulitan menjaga makanannya tetap hangat karena tidak ada sumber listrik. Oleh karena itu, saya manawarkan dalam proyek akhir dengan judul “Rancang Bangun Sistem Pengaturan Suhu pada Alat Penghangat Makanan Portable” yang dimana alat penghangat ini tidak memerlukan sumber listrik dari PLN karena memakai baterai. Dalam proyek akhir ini, menggunakan 2 baterai 12 volt yang dirangkai seri sehingga menjadi 24 volt. Untuk sistem penghangat menggunakan 2 heater DC 12 volt yang memiliki daya 50 watt dan dirangkai seri. Agar sirkulasi panas diruangan merata menggunakan fan DC 12 Volt 4 watt. Selain itu, terdapat beban fan DC dengan tegangan 12V dan daya 4W dipergunakan agar sirkulasi udara yang berasal dari heater dapat merata. Untuk mengetahui parameter tegangan, arus, dan suhu penulis menggunakan mikrokontroler STMF103C8TXC8TX. Alat penghangat ini stabil di suhu 37℃ yang dikontrol dengan kontrol PI. Kontrol ini menstabilkan tegangan keluaran buck converter, sehingga suhu stabil di 37℃. Suhu ini distabilkan agar makanan terjaga tetap hangat meskipun jumlah objek makanan yang berupa ayam goreng berubah - ubah.

[DOWNLOAD ABSTRACT]