Author : Utari Sanaba   , Rika Rokhana, Setiawardhana
ABSTRAK

Hydroculture merupakan metode bercocok tanam tanpa menggunakan media tanah sehingga dapat diterapkan di lahan yang sempit. Tanaman yang biasa ditanam di media air adalah sayuran berdaun. Faktor-faktor yang dapat mempengaruhi pertumbuhan sayuran yaitu kadar Total Dissolved Solids (TDS) dalam nutrisi, suhu air nutrisi, dan kelembaban udara di sekitar kebun. Pada penelitian ini, didesain sebuah sistem monitoring dan kontrol untuk mengoptimalkan pertumbuhan sayuran pada media air dengan sistem Deep Flow Technique (DFT). Pada sistem ini, kadar TDS, pH dan suhu air nutrisi menjadi acuan klasifikasi level kualitas nutrisi yang ditentukan dengan fuzzy logic classification. Air nutrisi dijaga pada range yang telah ditentukan menggunakan Fuzzy Logic Controller (FLC) dengan menghasilkan output volume larutan pekat nutrisi A dan B yang dialirkan ke bak utama. Semua data pengukuran sensor akan dikirimkan ke dashboard website untuk dimonitoring. Implementasi sistem kendali nutrisi dalam pengukuran dan pengelolaan kualitas air nutrisi terbukti efektif dan stabil. Sensor yang digunakan memiliki tingkat akurasi yang tinggi dengan error rata-rata ±5%. Sistem klasifikasi kualitas air nutrisi berhasil diterapkan dan menunjukkan nilai persentase yang akurat dengan berbagai kategori kualitas. Kontroler fuzzy logic yang digunakan untuk mengatur TDS juga efektif dengan waktu respon 40-60 detik untuk mencapai nilai setpoint yang diinginkan. Implementasi kendali nutrisi pada tanaman selada dan pak choy mempercepat laju pertumbuhan 1,72 dan 1,53 kali lebih cepat. Data sensor dapat dikirim ke website setiap 5 detik memperkuat sistem monitoring dan pengendalian nutrisi secara online. Secara keseluruhan, sistem ini menunjukkan kinerja yang baik dalam meningkatkan kualitas dan efisiensi pertanian hidroponik.

[DOWNLOAD ABSTRACT]