Author : Melvinda Dita Damayanti   , Teguh Hady Ariwibowo, Arrad Ghani Safitra, Muhammad Rizani Rusli
ABSTRAK

Motor listrik telah mengambil peran utama dalam pembangunan berkelanjutan. Dibandingkan dengan mesin pembakaran tradisional, motor listrik memiliki efisiensi yang jauh lebih tinggi, pengurangan emisi, dan kebisingan yang lebih rendah. Motor BLDC memiliki keunggulan seperti efisiensi tinggi, kebisingan rendah, dan emisi yang rendah, sehingga populer di industri dan otomotif. Namun, dengan peningkatan daya dan kinerja motor BLDC, masalah termal menjadi faktor penting yang perlu dipertimbangkan. Penelitian ini menggabungkan pendekatan pemodelan. Penelitian ini bertujuan untuk mengamati pengaruh variasi kecepatan aliran dan fraksi campuran cairan pendingin terhadap sistem pendinginan untuk motor brushless dc pada aplikasi motor sport. Pemodelan menggunakan metode numerik seperti Computational Fluid Dynamics untuk memprediksi distribusi suhu dalam berbagai kondisi operasional. Parameter fisik seperti ketahanan termal, kapasitansi termal, hambatan gulungan, dan kehilangan daya pada komponen diperhitungkan. Variasi yang digunakan kecepatan aliran antara lain 0,9 m per s, 1,09 m per s, 1,37 m per s, 1,64 m per s, dan 1,91 m per s. dan variasi fraksi massa mulai dari air murni, etilen 20 persen, etilen 40 persen, etilen 50 persen, dan etilen 60 persen. Dengan data yang ada dilakukan validasi dengan membandingkan hasil pengukuran dengan penelitian yang dilakukan oleh penelitian terdahulu apabila range nilai simulasi yang dilakukan tidak jauh berbeda dengan eksperimen yang dilakukan tersebut maka bisa dinyatakan penelitian yang dilakukan sudah valid. Dari penelitian yang dilakukan variasi kecepatan 7 liter per menit dan fraksi etilen 60 persen memiliki kenaikan temperature paling rendah dibanding variasi lainnya.

[DOWNLOAD ABSTRACT]