Author : Halim Achmad Daffa   , Prima Dewi Permatasari, Joke Pratilastiarso
ABSTRAK

Battery Energy Storage System (BESS) merupakan sistem penyimpanan energi berbasis baterai yang dapat membantu menyeimbangkan jaringan listrik saat kondisi kurang sesuai untuk pembangkit EBT. Sistem ini sering menggunakan baterai jenis lead acid sebagai penyimpanan energi, namun dengan berkembangnya teknologi dan kebutuhan kapasitas yang naik baterai jenis litium mulai sering digunakan. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui efisiensi dari 3 macam baterai litium yang dapat dipakai pada BESS yaitu LFP (LiFePO4), LCO (LiCoO2) dan NMC (LiNiMnCoO2). Penelitian dilakukan dengan membandingkan energi yang keluar dan energi yang masuk ke baterai dengan menggunakan power logger. Alat tersebut dapat mencatat tegangan, arus, suhu dan waktu pada saat pengisian dan pengosongan baterai. Dari hasil penelitian menunjukkan bahwa efisiensi dari baterai LCO lebih unggul dari pada efisiensi baterai NMC dan LFP sementara NMC memiliki keunggulan efisiensi pada beban rendah dibanding LFP namun pada beban yang lebih tinggi baterai LFP memiliki efisiensi yang lebih baik dari NMC.

[DOWNLOAD ABSTRACT]