Author : Nur Hidayat   , Arrad Ghani Safitra, Teguh Hady Ariwibowo
ABSTRAK

Revolusi industri empat titik nol telah mendorong peningkatan kebutuhan energi, khususnya listrik. PT. PLN sebagai penyedia utama listrik di Indonesia menghadapi tantangan untuk meningkatkan produksi listrik sambil mengurangi emisi gas rumah kaca sesuai komitmen dalam Perjanjian Paris. Salah satu solusi yang diusulkan adalah program co firing biomassa pada boiler batubara. Penelitian ini melakukan simulasi numerik untuk menganalisis perpindahan panas dalam boiler PLTU dengan menggunakan sistem co firing batubara dan biomassa. Simulasi dilakukan menggunakan perangkat lunak Computational Fluid Dynamics untuk memodelkan boiler dengan berbagai rasio campuran batubara dan biomassa. Hasil simulasi menunjukkan bahwa penambahan biomassa hingga lima persent dalam campuran bahan bakar batubara dapat meningkatkan efisiensi pembakaran dan distribusi panas yang lebih merata, meskipun memerlukan penyesuaian teknis untuk mengatasi beberapa kendala operasional. Validasi hasil simulasi dengan data eksperimen menunjukkan korelasi yang baik antara model numerik dan data lapangan. Kesimpulan utama adalah bahwa co firing batubara dengan biomassa dapat menjadi alternatif yang lebih ramah lingkungan dan efisien untuk pembangkit listrik tenaga uap, dengan komposisi campuran optimal yang harus ditentukan berdasarkan kondisi operasional spesifik boiler.

[DOWNLOAD ABSTRACT]