Author : Adam Syah Bagus Abdul Rozak Hernanda   , Lohdy Diana, Arrad Ghani Safitra
ABSTRAK

Pemanfaatan energi terbarukan seperti energi angin merupakan salah satu energi terbarukan yang dapat dimanfaatkan sebagai penggerak turbin angin. Turbin angin horisontal merupakan salah satu teknologi yang banyak digunakan untuk menghasilkan energi listrik dari angin. Dalam desain turbin angin, jumlah blade yang digunakan merupakan salah satu faktor penting yang dapat mempengaruhi performa turbin angin yang dihasilkan. Penelitian ini menjelaskan tentang studi eksperimen yang dilakukan untuk menganalisis pengaruh jumlah blade airfoil NACA 4412 terhadap performa turbin angin horisontal. Metode penelitian yang digunakan yaitu dengan mengambil data setiap kecepatan angin per 3 menit dengan interval 1 menit, dari kecepatan angin 3m/s, 5m/s, 7m/s, 9m/s, dan 11m/s parameter tersebut sesuai dengan skala kecepatan angin di indonesia, dengan menggunakan blade airfoil NACA 4412 dengan menggunakan variasi jumlah blade 2, 3, dan 6 blade selain itu varian sudut pitch yaitu 10°, 20°, dan 30°. Adapun data yang diambil yaitu kecepatan angin, rpm, daya, tsr, cp, dan efisiensi sistem dengan temperatur 24°C. Hasil yang di peroleh nilai maksimum dari ketiga varian blade yaitu saat angin berada di kecepatan 11 m/s pada varian 6 blade sudut pitch 10° dengan nilai rpm 493, daya 1,594 watt, tsr 150,42, dan keofisien daya atau cp yaitu 0,0091, serta efisiensi sistem yaitu 0,9%. Sehingga penulis disini mengambil varian 6 blade sudut pitch 10° sebagai pedoman untuk menerapkan turbin angin tersebut di beberapa wilayah di Indonesia.

[DOWNLOAD ABSTRACT]