Author : Muhammad Abdurrahman Husen   , Joke Pratilastiarso, Lohdy Diana
ABSTRAK

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat efisiensi energi dan peluang penghematan energi pada Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA). Hasil penelitian menunjukkan bahwa PLTA memiliki penggunaan energi yang terbilang cukup efisien, dengan nilai Indeks Keberhasilan Efisiensi Energi (IKE) pada semua ruangan non-AC tidak lebih dari 1, yang termasuk dalam kategori sangat efisien berdasarkan Peraturan Menteri ESDM No. 13 tahun 2012. Namun, beberapa area, seperti ruangan Shift Maintenance, Meeting, dan Kepala, memiliki nilai IKE yang lebih tinggi, menunjukkan konsumsi energi yang boros. Rekomendasi untuk meningkatkan efisiensi energi di area ini adalah dengan mengganti AC yang ada dengan PK yang lebih kecil. Peluang penghematan energi di PLTA ini terbilang rendah, yaitu 22% untuk ruangan non-AC dan 12% untuk ruangan ber-AC. Hal ini dikarenakan audit energi pada PLTA ini bukanlah yang pertama kali. Simulasi CFD menunjukkan bahwa ruangan MCC memenuhi standar, dengan suhu rata-rata tidak lebih dari 30°C, jauh di bawah batas maksimum 40°C yang ditentukan oleh SNI 6197:2020. Kesimpulannya, PLTA ini memiliki tingkat efisiensi energi yang cukup baik, namun masih terdapat peluang untuk meningkatkannya melalui penggantian AC di beberapa area.

[DOWNLOAD ABSTRACT]