Author : Ferdy Kurnia Panggabean   , Aries Pratiarso, Prima Kristalina
ABSTRAK

Menurut laporan dari BNPB (Badan Nasional Penanggulangan Bencana) tiap tahunnya masih banyak terjadi korban hanyut di Sungai. Hal ini disebabkan karena beberapa faktor seperti cuaca ekstrem yang menyebabkan hujan lebat yang dapat meningkatkan debit air Sungai secara tiba-tiba sehingga arus Sungai menjadi cepat dan kuat. Sudah banyak cara untuk meminimalisir jatuhnya korban hanyut, seperti memberikan pembatas pada Sungai dan papan peringatan tentang debit air pada sungai, namun musibah tidak dapat dihindari dan cuaca tidak dapat diprediksi dengan tepat. Pihak BNPB (Badan Nasional Penanggulangan Bencana) sudah melakukan upaya pencarian dengan cara manual yaitu dengan perahu karet untuk menyusuri Sungai. Namun cara tersebut dinilai kurang efektif, efisien dan sudut pandang kurang luas. Maka dari itu, sudut pandang yang lebih luas dan jangkauan yang lebih jauh sangat diperlukan saat pencarian korban hanyut di Sungai. Sehingga pada penelitian ini untuk membantu melakukan pencarian korban hanyut di sungai digunakan drone yang akan memperluas jangkauan pencarian dengan cara yang lebih efektif. Drone akan mengambil data berupa pengambilan gambar yang diduga korban yang terlihat pada permukaan air dari udara. Pengolahan citra guna meningkatkan kualitas citra tersebut maka digunakanlah teknologi deep learning untuk melakukan deteksi manusia dapat menggunakan fitur Histogram of Oriented dari citra yang diklasifikasikan menggunakan metode Support Vector Machine (SVM). Penelitian sementara menunjukkan bahwa secara simulasi dengan metode SVM didapatkan nilai akurasi terbaik pada proses shuffle yaitu 95.26% sedangkan jika tidak menggunakan shuffle memiliki hasil 93.88%.

[DOWNLOAD ABSTRACT]