STUDI EKSPERIMEN PENGARUH JARAK LUBANG MODEL SIERPINSKI PADA CORRUGATED ABSORBER PLATE SOLAR AIR HEATER
ABSTRAK
Pemanfaatan energi radiasi matahari melalui teknologi solar air heater adalah solusi efisien dan ramah lingkungan. Solar air heater menggunakan kolektor surya untuk menangkap energi panas dari sinar matahari, memanaskan udara, dan digunakan dalam proses pengeringan. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen untuk menyelidiki sistem penukar kalor dengan pelat aluminium sebagai absorber. Penelitian ini juga menguji variasi jarak lubang model Sierpinski pada v-corrugated absorber plate dari aluminium, yang menunjukkan efektivitas dan efisiensi terbaik dengan jarak antar lubang Sierpinski 3 cm. Fokus utama penelitian adalah mengevaluasi pengaruh jarak antar lubang pada pelat absorber bergelombang terhadap efektivitas termal. Selain itu, penelitian ini juga menganalisis pengaruh perubahan intensitas radiasi terhadap kinerja kolektor. Pengujian kolektor v-corrugated dengan jarak lubang lubang antar Sierpinski 3 cm, hasil menunjukkan efektivitas termal tertinggi 48,75% dan rata-rata 28,73% serta efisiensi kolektor tertinggi 80,13% dan rata-rata 55,43%. Pengujian kolektor v-corrugated tanpa lubang Sierpinski, hasil menunjukkan efektivitas termal tertinggi yaitu 30,78% dan rata-rata 28,42% serta efisiensi kolektor tertinggi 56,78% dan rata-rata 45,90%. Pengujian kolektor v-corrugated dengan jarak lubang lubang antar Sierpinski 6 cm, hasil menunjukkan efektivitas termal tertinggi 30,21% dan rata-rata 26,41% serta efisiensi kolektor tertinggi 47,58% dan rata-rata 41,45%.
[DOWNLOAD ABSTRACT]Kategori
D3 Teknik ElektronikaD3 Teknik Telekomunikasi
D3 Teknik Elektro Industri
D3 Teknik Informatika
D3 Teknologi Multimedia Broadcasting
D4 Teknik Elektronika
D4 Teknik Telekomunikasi
D4 Teknik Elektro Industri
D4 Teknik Informatika
D4 Teknik Mekatronika
D4 Teknik Komputer
D4 Teknik Teknologi Game
S2 Teknik Elektro
S2 Teknik Informatika dan Komputer