Author : Nur Haliza   , Irma Wulandari, M. Agus Zainuddin
ABSTRAK

Televisi merupakan salah satu dari media masa yang dinilai efektif karena dapat dinikmati secara luas oleh Masyarakat di Indonesia. Dengan dilaksanakannya analog switch off yaitu beralihnya sistem TV analog menuju sistem TV digital terrestrial (DVB-T2). Industri pertelevisian Indonesia seharusnya sudah mampu memberikan kualitas siaran yang lebih baik. Layanan TV digital ini mengacu pada penyiaran televisi yang menggunakan teknologi digital dan disiarkan menggunakan antena terrestrial. Dalam penggunaannya, TV digital ini kompatibel dengan perangkat digital modern seperti set-top box. Kualitas layanan TV digital terrestrial masih perlu diteliti dan dievaluasi lebih lanjut di berbagai wilayah. Pada penelitian kali ini dilakukan pada daerah dengan karakteristik meliputi denseurban, urban, suburban dan rural di daerah Surabaya, Gresik, Sidoarjo, dan Mojokerto. Oleh karena itu, diperlukan penelitian secara mendalam terkait kualitas siaran melalui metode QoS (Quality of Service) untuk mengetahui performa sistem komunikasi secara teknik dan untuk mendukung evaluasi performanya, serta QoE (Quality of Experience) untuk mengetahui performa sistem komunikasi dari sisi pengguna yang dapat digunakan sebagai bahan perbaikan bagi pemerintah dan industri pertelevisian. Hasil pengukuran dan perhitungan menggunakan parameter QoS akan diolah untuk dilakukan prediksi nilai parameter jaringan yang belum diketahui menggunakan regresi linier. Nilai prediksi yang sudah diperoleh akan dilakukan klasifikasi menggunakan Naïve Bayes untuk diketahui kualitas dalam siarannya. Hasil klasifikasi tersebut akan ditampilkan dengan grafik scatter plot sedangkan Data kuesioner akan diklasifikasikan dengan Teknik Mean Opinion Score (MOS) dan hasil pengolahan data kuesioner akan ditampilkan dalam bentuk diagram lingkaran dan diagram batang.

[DOWNLOAD ABSTRACT]