Author : Ardian Gilang Bagaskara   , Taufiqurrahman, Santi Anggraeni, Agus Indra Gunawan
ABSTRAK

Penelitian ini mengembangkan sistem manajemen pedal aerator wheel untuk optimalisasi penggunaan listrik di tambak udang berdasarkan nilai oksigen terlarut (DO). Sistem ini terdiri atas satu node master dan beberapa node slave. Node master berkomunikasi dengan node-node slave menggunakan modul komunikasi NRF24L01, yang dilengkapi dengan sensor pengukuran listrik PZEM-004T 10A dan modul relai untuk pengendalian aerator. Node master mengumpulkan data dari setiap node slave secara berurutan, memproses data konsumsi daya dan status nyala dan mati aerator, serta mengirimkan perintah kontrol berdasarkan metode look up table yang mempertimbangkan nilai DO (Dissolved Osygen). Pengujian sistem dilakukan dalam berbagai kondisi lingkungan, termasuk gangguan induksi elektromagnetik dan percikan air, pada pengujian tidak dijumpai masalah signifikan dalam transmisi atau penerimaan data. Penggunaan antena gain tinggi (10dB) terbukti penting untuk menjaga komunikasi yang handal. Semua data yang dikirim oleh node slave berhasil diterima oleh node master tanpa adanya packet loss yang tinggi. Metode kontrol nyala dan mati aerator yang diterapkan menunjukkan tingkat keberhasilan 90%, dengan beberapa penundaan yang disebabkan oleh transmisi data ke database Firebase, yang dapat diminimalkan dengan penjadwalan unggahan data secara periodik. Antarmuka GUI dikembangkan untuk debugging dan menampilkan data secara real time termasuk konsumsi daya dan kandungan DO untuk memastikan operasi sistem yang akurat dan andal. Pengamatan kinerja sistem dapat dipantau melalui dashboard monitoring serta data dilihat secara historical di database. Berdasarkan hasil pengujian menunjukkan bahwa sistem ini efektif dalam mengelola nyala dan mati aerator berdasarkan nilai DO (Dissolved Oxygen), sehingga dapat mengoptimalkan penggunaan listrik di tambak udang. Implementasi sistem ini diharapkan dapat meningkatkan efisiensi operasional tambak dan mengurangi biaya energi secara signifikan.

[DOWNLOAD ABSTRACT]