Author : Fatimah Az Zahro   , Kemalasari, Agrippina Waya Rahmaning Gusti
ABSTRAK

Diabetes dan penyakit kardiovaskular merupakah contoh dari penyakit tidak menular dengan prevalensi kejadian tertinggi. Salah satu cara mencegah penyakit mematikan tersebut yaitu dengan melakukan pengecekan kesehatan rutin. Alat deteksi kadar gula darah, kolesterol, dan asam urat yang beredar di pasaran bersifat invasif sehingga menimbulkan ketidaknyamaman terhadap jarum suntik saat pengambilan darah. Tujuan dari penelitian ini adalah merancang alat pengukur kadar gula darah, kolesterol, dan asam urat secara non-invasif dengan menggunakan sensor MAX30105. Sensor MAX30105 akan membaca nilai Infrared pada ujung jari yang kemudian dikonversikan ke dalam perhitungan nilai gula darah, kolestrol dan asam urat dengan metode regresi linier. Metode ini akan membandingkan nilai IR dari keluaran sensor dengan hasil pembacaan kadar gula darah, kolesterol, dan asam urat secara invasif sehingga membentuk persamaan regresi. Data hasil pengukuran kemudian akan dioleh menggunakan fuzzy logic untuk memberikan kesimpulan kesehatan (sehat, rujuk, tidak sehat) yang kemudian dikirimkan melalui wifi ke database dan ditampilkan di aplikasi android agar mudah dibaca. Berdasarkan hasil percobaan, didapatkan nilai akurasi pembacaan gula darah sebesar 88,4%, kolesterol 81,5% dan asam urat 89,1%. Diperlukan variasi sampel lebih banyak untuk memetakan variabel-variabel yang dapat mengakibatkan error dalam pembacaan nilai. Jumlah cahaya dan prosedur peletakan jari juga perlu diperhatikan untuk mendapatkan akurasi yang lebih baik

[DOWNLOAD ABSTRACT]