Author : Sendy Cahyono   , M. Udin Harun Al Rasyid, Isbat Uzzin Nadhori
ABSTRAK

Hewan ternak merupakan sebuah investasi bagi para peternak. Namun ada beberapa cara peternak dalam memelihara hewan ternak tersebut seperti, sistem intensif dilakukan dengan pemeliharan secara penuh di dalam kandang dan umumnya ternak diikat (stall barn). Sedangkan sistem ekstensif dilakukan dengan mengembalakan ternak pada satu padang penggembalaan dan dilepaskan (free stall barn). Peternakan modern umumnya menggunakan sistem kandang free stall barn dimana hewan ternak bebas beraktivitas di dalam kandang, tetapi sistem ini memiliki kelemahan saat diterapkan dengan jumlah hewan ternak yang banyak. Jumlah ini menyebabkan beberapa kendala diantaranya kesulitan dalam mendeteksi hewan per individu, sehingga sulit untuk memastikan kondisi hewan yang baik dengan yang terluka. Umumnya diketahui saat kondisi hewan sudah terluka parah. Oleh karena itu diperlukan sistem pendeteksian secara dini untuk mengontrol dan memonitor aktivitas agar dapat dilakukan pencegahan sesegera mungkin pada sapi yang terdeteksi mengalami masalah baik pada kaki ataupun aktivitas lainnya. Salah satu upaya yang dapat dilakukan dalam menangani masalah ini adalah dengan memanfaatkan teknologi yang sudah berkembang. Alat ini akan dirancang dan dikembangkan dengan sistem Internet of Things yang bertujuan untuk memantau mobilitas ternak sapi perah melalui alat yang terdiri dari beberapa sensor dan diintegrasikan dengan website.

[DOWNLOAD ABSTRACT]