Author : Muhammad Nabil Nuh   , Gigih Prabowo, Syechu Dwitya Nugraha
ABSTRAK

Ketergantungan terhadap bahan bakar fosil menjadi faktor penentu dalam eksploitasi sumber daya alam yang esensial, menyebabkan dampak signifikan pada kelangkaan sumber daya alam. Sejalan dengan pemahaman mendalam akan implikasi tersebut, penelitian intensif dilakukan untuk menyelidiki penggunaan energi alternatif secara luas. Salah satu solusi yang tengah dikembangkan adalah kendaraan listrik, yang dirancang untuk mengurangi ketergantungan terhadap bahan bakar fosil. Penggerak utama dalam kendaraan listrik ini adalah motor listrik, dan motor PMSM (Permanent Magnet Synchronous Motor) dianggap sebagai salah satu pilihan yang paling efisien. Motor PMSM, sebagai jenis motor sinkron, menonjol dengan beberapa keunggulan, termasuk efisiensi tinggi, ripple torsi yang minimal, torsi yang besar, tingkat akselerasi yang tinggi, dan tingkat kebisingan yang rendah. Kontrol kecepatan pada motor PMSM dapat diimplementasikan melalui dua pendekatan utama, yaitu kontrol vektor dan kontrol skalar. Dalam konteks kontrol skalar, metode V/F konstan dengan switching SPWM menjadi pilihan utama. Pendekatan kontrol skalar ini memanfaatkan penyesuaian tegangan dan frekuensi secara linear untuk mencapai hasil yang diinginkan. Penelitian ini melibatkan implementasi kontrol skalar pada motor PMSM dengan metode V/F konstan dan switching SPWM. Hasil eksperimen menunjukkan bahwa dengan memodulasi tegangan dan frekuensi dengan rasio 0,18 dari ma 0,1 dan frekuensi 25 Hz, dengan input tegangan 71,7 Vdc, diperoleh tegangan output sebesar 4,44 VLL. Pada frekuensi 25 Hz, kecepatan motor mencapai 752 rpm, sedangkan pada frekuensi 151 Hz, kecepatan motor meningkat menjadi 4535 rpm. Sementara kontrol vektor, seperti Field Oriented Control, diakui sebagai metode yang lebih kompleks dan sensitif, memerlukan parameter dan komponen sensor yang optimal untuk implementasi yang sukses.

[DOWNLOAD ABSTRACT]