Author : Nibras Syarif Ramadhan   , Era Purwanto, Bambang Sumantri, Hary Oktavianto
ABSTRAK

Motor induksi tiga fasa memiliki penggunaan yang luas pada dunia industri. Motor ini memiliki struktur yang sederhana dan relatif lebih murah karena tidak memerlukan perawatan khusus. Namun motor ini memiliki kelemahan yakni pengendaliannya yang lebih rumit dan dibandingkan motor DC. Penggunaan metode indirect field oriented control (IFOC) menjadikan motor induksi dapat diandalkan dalam berbagai kondisi sebab memiliki respon dinamis tinggi. Kinerja metode IFOC bergantung pada kemampuan kontrol dq-axis, yang merupakan komponen dari metode IFOC. Penelitian ini mengusulkan implementasi metode grey wolf optimizer (GWO) untuk mengoptimalkan kontrol PI pada q-axis. Data dari metode ini dievaluasi dan dibandingkan dengan metode V/f dan PI-IFOC. Pengujian dilakukan berbasis simulasi matlab dan eksperimen hardware. Pada pengujian berbasis simulasi, penerapan GWO memperbaiki nilai rise time sebesar 0,32-0,825 s, settling time sebesar 0,31-0,62 s, dan penurunan arus starting sebesar 30-38 %. Adapun pada pengujian berbasis eksperimen, penerapan GWO-IFOC memperbaiki nilai rise time sebesar 2,11-5,13 s dan steady state error (SSE) sebesar 0,83-7,5 %. Hal ini menunjukkan bahwa optimisasi q-axis oleh algoritma GWO dapat mengoptimalkan kinerja kecepatan motor induksi fasa dan mengurangi konsumsi arus.

[DOWNLOAD ABSTRACT]