Author : Azzahra Farah Andraeni   , Farid Dwi Murdianto, Indhana Sudiharto
ABSTRAK

Baterai lithium ion telah menjadi salah satu sumber daya utama dalam berbagai aplikasi. Dalam sistem baterai, terdapat kebutuhan untuk menjaga keseimbangan tegangan setiap sel baterai dalam paket baterai. Keseimbangan ini penting untuk memastikan pengisian dan penggunaan daya yang optimal, meningkatkan kinerja baterai, dan memperpanjang masa pakai baterai secara keseluruhan. Oleh karena alasan tersebut, digunakan metode active balancing charging pada bidirectional flyback converter. Metode ini membantu menyalurkan energi dari baterai dengan tegangan tinggi ke baterai dengan tegangan lebih rendah secara langsung dengan kemampuan dua arah yaitu dari sel baterai ke paket baterai (cell to pack) dan dari paket baterai ke sel baterai (pack to cell). Metode Adaptive Neuro-Fuzzy Inference System (ANFIS) juga diusulkan dalam proyek akhir ini, dimana metode ANFIS sebagai pengembangan dari metode fuzzy yang mempunyai kecepatan respon yang lebih cepat dengan akurasi keluaran tegangan yang baik sehingga diharapkan dapat menyeimbangkan tegangan setiap sel baterai secara efisien. Berdasarkan hasil pengujian pada hardware menggunakan empat buah baterai dengan duty cycle yang diatur tetap, sistem ini telah dapat melakukan balancing, sebelumnya juga telah dilakukan simulasi. Hasil pengujian pada mode pack to cell tanpa kontrol didapatkan hasil akhir ∆V sebesar 0.06 V dari ∆V awal sebesar 0.34 V dalam waktu 2820 s, sedangkan dengan ANFIS didapatkan hasil akhir ∆V sebesar 0.05 V dari ∆V awal sebesar 0.89 V hanya dalam waktu 3780 s. Untuk mode cell to pack tanpa kontrol didapatkan hasil akhir ∆V sebesar 0.06 V dari ∆V awal sebesar 0.25 V dalam waktu 8880 s, sedangkan dengan ANFIS didapatkan hasil akhir ∆V sebesar 0 V dari ∆V awal sebesar 0.23 V hanya dalam waktu 640 s.

[DOWNLOAD ABSTRACT]