Author : Salwa Aribah   , M. Zen Samsono Hadi, Prima Kristalina
ABSTRAK

Potensialnya Indonesia terhadap terjadinya kecelakaan, khususnya korban hanyut tenggelam dikarenakan wilayah Indonesia yang didominasi dengan perairan. Selain itu, tim operasi Search and Rescue (SAR) yang hingga saat ini masih menggunakan cara konvensional juga menjadi salah satu tingginya angka korban tenggelam. Hal tesebut memerlukan prediksi dalam penuan korban sehingga kinerja dari tim SAR dapat berjalan lebih cepat dan mengurangi nilai korban hanyut tenggelam. Prediksi tersebut dapat diolah menggunakan metode yaitu linier berganda dari data input yang digunakan, yaitu lama kejadian dan lapor, waktu keberangkatan, waktu tiba, banyak personil yang turut membantu, dan perkiraan berat badan korban. Nilai hasil prediksi nantinya berupa estimasi jarak perkiraan ditemukannya korban yang divisualisasikan dalam bentuk website. Prediksi tersebut dapat memperkirakan tim SAR dalam pencarian korban dari titik awal perkiraan hilangnya korban dari estimasi ketujuh scenario yang dihasilkan, dan didapatkan kesimpulan bahwasanya dari ketujuh scenario memiliki error terkecil dengan scenario training data dari null hingga dua kilometer dengan nilai error sebesar 0.29%. Namun sebagai pendukung untuk website agar lebih mudah dipahami, nilai prediksi diurutkan dari nilai terdekat dengan titik kehilangan korban hingga terjauh.

[DOWNLOAD ABSTRACT]