Author : Afina Nabila Dirganingsih   , Anang Budikarso, Mohamad Ridwan
ABSTRAK

Semakin berkembangnya zaman, semakin besar teknologi yang digunakan. Komunikasi sudah berjalan secara digital dimanapun keberadaan nya. Seperti penggunaan gadget seperti PC, Laptop, smartphone dan lain lain. Dengan banyaknya gadget semakin banyak juga pengiriman data yang berjalan, tidak dapat dipungkiri bahwa kemacetan pengiriman sinyal informasi menjadi berkendala. Pada komunikasi 5G ditemukan teknologi terbarukan yang dapat membantu kemacetan pengiriman data atau tele-traffic yakni Device-to-Perangkat atau D2D. Bedasarkan teknologi terbarukan tersebut munculan model yang ingin diajukan untuk pengimplementasian D2D pada pinggiran kota. Pemilihan tempat didasarkan karena adanya gedung gedung tinggi penghalang, komunikasi satu sama lain. Model sistem yang dkerjakan berupa relay-aided dengan protokol Decoded and Forward (DF) sebagai pengimplementasian simulasi melaui matlab 2015a, ini melakukan perubahan parameter dalam simulasinya. Dalam Simulasi telah dilakukan perubahan parameter Energy Harvesting, Time Splliting factor beserta berubahan faktor Power Splitting. Pada perubahan tersebut dilakukan pengamatan melalui SNR, Throughput dan Outage Probability beserta Self-Inteference di R, dan juga Inteference di setiap node.

[DOWNLOAD ABSTRACT]