Author : Raihan Yunas Mahendra   , Mohamad Nasyir Tamara, Nofria Hanafi
ABSTRAK

Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) yang ada di Kota Surabaya masih banyak menggunakan cara tradisional dalam pengolahan rempah – rempah. Hal ini menyebabkan proses produksi salah satu UMKM Kota Surabaya yakni “Yunaz Herbaroota” menjadi lama. Hal tersebut menjadi masalah yang sama dihadapi oleh pembuat produksi jamu lainnya yang masih menggunakan alat apa adanya. Salah satu cara untuk membantu UMKM Yunaz Herbaroota mempercepat produksi adalah dengan pembuatan alat dan sistem automasi produksi sekaligus mengenalkan UMKM ke teknologi industry 4.0. Pada pembuatan alat yang diperlukan yakni mesin pencuci rempah, mesin penghalus rempah, dan conveyor belt. Serta dibutuhkan sistem automasi berupa IoT (Internet Of Things) yang terhubung dengan smartphone. Pada pembuatan mesin penghalus rempah yang akan dibuat outputnya adalah menghasilkan cairan rempah dan ampas rempah. Sedangkan mesin pencuci rempah bertujuan membersihkan rempah yang masih kotor dari pasir dalam kurun waktu tertentu. Dan conveyor bertujuan untuk penghubung antara mesin pencuci dan mesin penghalus rempah dengan menggunakan metode PID yang berguna sebagai perhitungan berat maximal maupun minimal dengan kecepatan conveyor yang stabil.Hasil dari proyek akhir ini adalah pembuatan sebuah alat multiguna yang bertujuan untuk mempercepat proses produksi UMKM Yunaz Herbaroota. Alat ini terdiri dari mesin pencuci rempah, mesin penghalus rempah, dan conveyor belt yang terhubung melalui sistem automasi berupa IoT (Internet of Things). Dengan menggunakan alat ini, diharapkan UMKM Yunaz Herbaroota dapat meningkatkan efisiensi produksi mereka, mengurangi waktu yang dibutuhkan dalam pengolahan rempah-rempah, dan secara keseluruhan mempercepat proses produksi yang sebelumnya lambat. Alat ini juga membantu UMKM Yunaz Herbaroota dalam menerapkan teknologi industry 4.0 dan memanfaatkan keuntungan yang ditawarkan oleh automasi dan konektivitas digital.

[DOWNLOAD ABSTRACT]