SISTEM DATA LOGGER MONITORING TEGANGAN UNTUK IDENTIFIKASI GANGGUAN VARIASI TEGANGAN DENGAN METODE JARINGAN SARAF TIRUAN
ABSTRAK
Kebutuhan energi listrik saat ini semakin meningkat dan menjadi hal pokok di kehidupan modern. Namun, ketersediaan dari energi listrik berbanding terbalik dengan kebutuhan energi listrik saat ini. Maka dibutuhkan suatu peralatan elektronik yang dapat memantau energi yang telah terpakai yaitu data logger untuk monitoring arus dan tegangan serta dapat mengidentifikasi gangguan variasi tegangan menggunakan metode jaringan saraf tiruan. Sensor tegangan digunakan untuk mengidentifikasi gangguan yang ada dalam jaringan listrik menggunakan metode jaringan saraf tiruan. Jaringan saraf tiruan merupakan suatu proses untuk memeroleh informasi dengan cara meniru cara kerja otak manusia yaitu menggunakan bentuk neuron atau sel saraf. Dengan menggunakan beban lampu sebesar 100 W dan tegangan nominal 220 V, dapat membuat gangguan seperti overvoltage, undervoltage, sag, dan swell menggunakan modul simulator gangguan. Pada gangguan sag, tegangan yang tertera pada alat yaitu 150,54 V dengan durasi waktu sepuluh detik. Pada gangguan swell, tegangan yang tertera pada alat yaitu 252, 96 V dengan durasi waktu sepuluh detik. Pada gangguan undervoltage, tegangan yang tertera pada alat yaitu 150, 54 V dengan durasi waktu 70 detik. Pada gangguan overvoltage, tegangan yang tertera pada alat yaitu 252, 41 V dengan durasi waktu 70 detik. Dengan begitu, alat telah berjalan sesuai dengan IEEE Standard 1159 – 1995.
[DOWNLOAD ABSTRACT]Kategori
D3 Teknik ElektronikaD3 Teknik Telekomunikasi
D3 Teknik Elektro Industri
D3 Teknik Informatika
D3 Teknologi Multimedia Broadcasting
D4 Teknik Elektronika
D4 Teknik Telekomunikasi
D4 Teknik Elektro Industri
D4 Teknik Informatika
D4 Teknik Mekatronika
D4 Teknik Komputer
D4 Teknik Teknologi Game
S2 Teknik Elektro
S2 Teknik Informatika dan Komputer