Author : Mutiara Nadhifah Salsabila   , Suhariningsih, Epyk Sunarno
ABSTRAK

PLTS sudah memasuki dunia sejak Abad ke - 18. Hal tersebut berpotensi menimbulkan sebuah gangguan pada PV terutama pada fisik PV. Pada setiap instalasi PV, terdapat gangguan yang sering terjadi, salah satunya degradation fault. Degradation fault merupakan jenis gangguan pada PV berupa perubahan fisik pada permukaan PV. Degradatin fault dibagi menjadi 3 jenis, yaitu delamination, discoloration, dan crack in layer. Untuk proyek akhir ini menggunakan modul dengan kondisi discoloration dan crack in layer. Discoloration merupakan perubahan warna pada lapisan ethylene vinyl Acetate (EVA) dari yang berwarna putih menjadi berwarna kuning hingga coklat. Peristiwa degradation fault tersebut disebabkan oleh umur pemakaian dan suhu yang terlalu panas seiring pemakaian PV serta dapat menyebabkan penurunan arus yang sangat drastis. Hal tersebut tidak baik jika terus dibiarkan pada PV. Crack in layer merupakan retaknya permukaan PV karena benda berat. Hal tersebut diabaikan sebagai kerusakan karena retaknya di PV yang dipakai belum mencapai 60% untuk dapat memengaruhi efisiensi PV. Maka dari itu, proyek akhir ini akan memberikan solusi. Sistem ini merupakan sistem sekali uji, dimana hanya bisa mengidentifikasi gangguan degradation fault pada saat ingin mengidentifikasi saja. Sistem ini mempunyai 4 PV 100 WP yang dirangkai 2x2 secara seri – paralel dan akan mengidentifikasi gangguan degradation fault pada setiap string PV menggunakan parameter arus short circuit (Isc) dan penurunan Isc menggunakan rumus Module Degradation Factor (MDF). Dari ANN yang telah diterapkan terbukti dapat mengidentifikasi degradation pada PV array secara efektif dan dapat membedakan kondisi ideal dan degradation fault

[DOWNLOAD ABSTRACT]