Author : Albadru Tamam   , Akhmad Hendriawan, Budi Nur Iman
ABSTRAK

Proyek ini bertujuan mengembangkan sistem kendali smart home yang mengintegrasikan konektivitas WiFi dan Bluetooth Low Energy (BLE) untuk memberikan pilihan yang lebih fleksibel dalam mengendalikan peralatan rumah dan mengatasi masalah konektivitas yang terjadi. Sistem ini mengandalkan dua fitur utama sebagai dukungan untuk konektivitasnya. Pertama, fitur Google Assistant digunakan sebagai sarana komunikasi jarak jauh melalui WiFi. Kedua, aplikasi mobile berperan sebagai antarmuka pengguna dan sarana komunikasi jarak dekat melalui BLE. Dari hasil pengujian, tingkat keberhasilan kedua teknologi konektivitas tersebut sangat tinggi. Pada fitur WiFi, data hasil pengujian orang pertama menunjukkan rata-rata latensi 2,54 detik dengan tingkat keberhasilan 96,6% untuk Node 1 dan 3, serta 93,3% untuk Node 2. Pengujian dari orang kedua menunjukkan rata-rata latensi 2,53 detik dengan tingkat keberhasilan 93,3% untuk Node 1, 86,6% untuk Node 2, dan 90% untuk Node 3. Fitur BLE juga menunjukkan performa yang sangat baik dengan rata-rata latensi 0,22 detik dan tingkat keberhasilan 96,6% untuk Node 1 dan Node 2, serta 96% untuk Node 3. Kesimpulan dari penelitian ini adalah berhasilnya menciptakan sistem kendali smart home yang efisien, fleksibel, dan stabil dengan memadukan teknologi konektivitas WiFi dan BLE. Kontribusi utama dari penelitian ini adalah pengembangan teknologi konektivitas dalam lingkup Internet of Things (IoT), yang dapat mengoptimalkan sistem kendali pada bidang smart home. Namun, proyek ini masih terdapat beberapa batasan, seperti keterbatasan perintah suara pada fitur Google Assistant yang saat ini masih hanya mendukung Bahasa Inggris.

[DOWNLOAD ABSTRACT]