Author : Aninda Rahmawati   , Widi Sarinastiti, Saniyatul Mawaddah
ABSTRAK

Perkembangan teknologi pada media sosial tumbuh dengan pesat dan menjadi salah satu faktor yang mendorong perkembangan dunia kuliner saat ini. Seperti dalam hal promosi, sosial media menjadi tempat menyebarkan informasi kuliner secara cepat dan dapat dijangkau banyak kalangan. Indonesia memiliki banyak kuliner khas yang berbeda dari setiap daerah, salah satunya adalah daerah Kota Lamongan. Wisatawan yang datang ke Lamongan pasti ingin merasakan kelezatan dari kuliner-kulinernya. Namun, kebanyakan wisatawan hanya mengenal Soto saja sebagai kuliner khas dari Lamongan dan mereka tidak mengetahui jenis kuliner lainnya. Dan setelah dilakukan penyebaran kuesioner tentang pengetahuan kuliner khas Lamongan dengan sasaran wisatawan maupun masyarakat lokal, ternyata mereka masih belum mengenal kuliner-kuliner khas lamongan. Karena hasil diperoleh sebanyak 40,7% yang mengetahui 2 macam kuliner khas Lamongan dan yang mengetahui 1 macam kuliner sebanyak 18,5%. Kebanyakan wisatawan maupun masyarakat lokal hanya mengenal makanan Soto dan Nasi boranan saja, sedangkan Lamongan sendiri memiliki beragam kuliner yang bisa dirasakan. Maka dari itu, disusunlah proyek akhir Ilustrasi Buku Digital Tentang Kuliner Khas Kota Lamongan yang bukan hanya menjadi tambahan sarana untuk membaca, tetapi juga dapat meningkatkan pengetahuan wisatawan maupun masyarakat lokalt terhadap kuliner khas yang ada di Lamongan. Gambar untuk pendukung visual pada buku menggunakan ilustrasi semi realis dan konten disampaikan dengan bahasa yang mudah dipahami. Tingkat keberhasilan yang diperoleh dengan menggunakan teori Nielsen Norman yaitu 98,6%.

[DOWNLOAD ABSTRACT]