Author : Ahmad Fathoni   , Dwi Susanto, Novita Astin
ABSTRAK

Lumpur Sidoarjo atau yang sering di sebut Lumpur Lapindo adalah peristiwa luapan lumpur panas di salah satu lokasi pengeboran Lapindo Brantas inc. Lumpur tersebut mulai menyembur pada bulan mei 2006. Hal itu kemungkinan disebabkan oleh pengeboran lumpur yang terlalu dalam sehingga melebihi batas maksimum jarak pengeboran, yang menyebabkan alat tidak kuat menahan semburan lumpur sehingga terjadinya luapan lumpur panas yang melebihi batas. Semburan lumpur tersebut masih berlanjut hingga sekarang walau debit semburannya tidak sebesar dahulu. Tahun telah berlalu endapan lumpur hasil buangan ke sungai porong tersebut hingga bisa membuat sebuah pulau sungai atau yang di sebut pulau lusi. Pulau lusi terletak di tengah-tengah sungai porong. Pulau ini ditanami pohon mangrove yang tumbuh dengan baik sehingga menutupi seluruh endapan lumpur tersebut. Sekarang pulau lusi menjadi salah satu destinasi wisata yang ada di sidoarjo. Kurangnya informasi mengenai wisata baru yang ada di sidoarjo ini membuat masyarakat belum sepenuhnya tahu mengenai pulai lusi. Di zaman sekarang, media informasi yang biasa digunakan masyarakat yaitu sebuah video . Video adalah rangkaian potongan video yang gabungkan dan di rangkai secara rapi, bagus, dan menarik untuk di lihat penonton. Tingkat keberhasilan yang diperoleh dengan menggunakan teori likert yaitu sebesar 92,36%. Nilai tersebut berada diatas nilai 90%, sehingga hasil video dokumenter dalam proyek akhir ini dikatakan berhasil dari seluruh aspek. Oleh karna itu, dengan menggunakan video sebagai media informasi, di harapkan dapat menambah wawasan masyarakat tentang wisata baru di sidoarjo.

[DOWNLOAD ABSTRACT]