Author : Muhammad Fardani Putra   , Ardik Wijayanto, Dedid Cahya Happyanto
ABSTRAK

Dalam pembuatan sepeda motor listrik sering menggunakan penggerak utama jenis motor listrik BLDC Brushless Direct Current dikarenakan memiliki manfaat yang lebih banyak dari pada motor DC konvensional. Motor BLDC merupakan jenis motor sinkron atau disebut sebagai Permanent Magnet Synchronous Motor PMSM, yang berarti medan magnet yang dihasilkan oleh belitan pada stator dan medan magnet dari magnet permanen pada rotor berotasi pada frekuensi yang sama. Untuk menggerakkan motor BLDC dengan nilai arus torsi yang sesuai dengan setpoint, perlu adanya controller program dalam melakukan komutasi dengan arus torsi yang stabil, salah satunya menggunakan metode Fuzzy Logic Control. Fuzzy Logic Control adalah sistem control yang digunakan untuk mengolah data inputan dari beberapa sensor dengan berbasiskan fuzzy logic, serta menghasilkan nilai output untuk mengendalikan suatu alat. Kali ini digunakan 2 input sensor yaitu sensor beban Loadcell untuk mengambil data beban pengendara sepeda motor listrik, dan sensor kemiringan medan jalan MPU-6050. Yang mana, beban pengendara dan kemiringan medan jalan adalah 2 hal yang sangat mempengaruhi besar kecilnya arus torsi pada motor BLDC. Hasil dari sistem control Fuzzy berupa pembatasan sinyal analog dari Throttle yang dikirim ke Controller Motor BLDC. Dengan pembatasan sinyal tersebut menghasilkan sepeda motor listrik dengan nilai arus torsi maksimal sebanding dengan pembatasan sinyal analog. Sehingga pada akhirnya juga dihasilkan efisiensi energy yang optimal pada sepeda motor listrik.

[DOWNLOAD ABSTRACT]