Author : Farrel Nabil Wiryarama   , Okkie Puspitorini, Nur Adi Siswandari
ABSTRAK

Saat ini hasil peternakan yang banyak dipasarkan adalah susu yang mana sampai saat ini masih terus berkembang. Diikuti juga tingkat kebutuhan susu di Indonesia mencapai 16,23 Kg per Kapita per Tahun. Dengan semakin tingginya kebutuhan susu di Indonesia ada beberapa aspek penting yang harus diperhatikan salah satunya adalah mengenai kualitas susu karena termasuk kebutuhan yang nantinya dikonsumsi oleh manusia. Dalam pengecekan kualitas susu masih ada yang menggunakan cara konvensional yaitu dengan meneteskan cairan metilen biru pada susu lalu melihat perubahan warna yang terjadi pada sampel susu. Cara yang masih konvensional tersebut dapat mempengaruhi hasil akhir dari pengecekan sehingga hasil yang didapatkan tidak sesuai yang diinginkan karena beberapa faktor seperti human error. Dengan adanya teknologi smart farming, pengecekan kualitas susu menjadi lebih mudah dan data yang didapatkan lebih maksimal serta pengklasifikasian susu juga menjadi lebih mudah. Teknologi ini menggunakan Raspberry Pi sebagai komputer dan kamera untuk melihat perubahan warna susu setelah ditetes cairan metilen biru. Dalam mendeteksi perubahan warna tersebut diperlukan metode segmentasi warna HSV agar hasil lebih akurat dan sesuai dengan yang diinginkan. Hasil dari penelitian ini, setiap sampel susu dapat terdeteksi secara langsung perubahan warna yang terjadi dan mencatat waktu perubahan warna tersebut dari setiap sampel susu kemudian diunggah pada website untuk dilakukan klasifikasi terhadap tingkat kualitas susu. Dengan nilai hue pada rentang 84 hingga 123 dengan saturasi di atas 50. Sedangkan warna putih berada pada nilai hue 71 hingga 123 dengan saturasi di bawah 50.

[DOWNLOAD ABSTRACT]