Author : Melya Putri Andariesta   , Rifah Amalia, Fifi Hesty Sholihah
ABSTRAK

Fuel cell adalah sebuah perangkat yang beroperasi sesuai prinsip elektro-kimia yang secara langsung mengubah energi kimia menjadi energi listrik. Fuel cell dapat dikategorikan sesuai dengan sifat elektrolitnya, salah satu jenis fuel cell yang banyak dikembangkan adalah direct methanol fuel cell (DMFC) dengan methanol sebagai bahan bakarnya. Salah satu komponen penting dalam DMFC adalah Membrane Electrode Assembly. MEA merupakan komponen yang berfungsi untuk menghasilkan reaksi elektrokimia yang dibutuhkan untuk memisahkan elektron. Pada umumnya MEA dibuat dari membran Nafion dan katalis platinum. Mahalnya harga membran Nafion dan katalis platinum yang digunakan untuk pembuatan MEA ini menjadi salah satu penyebab naiknya biaya produksi fuel cell sehingga tidak bisa dijangkau oleh masyarakat umum. Hal ini yang menjadi pendorong perlunya dilakukan penelitian mengenai membran dengan bahan nanokomposit organik-anorganik yang ramah lingkungan sebagai pengganti Nafion dan katalis platinum. Pada penelitian ini dilakukan fabrikasi MEA dari nanokomposit TiO2 untuk aplikasi DMFC. Fabrikasi MEA memvariasikan % massa SO4TiO2 dari rentang 0-7,5 % massa. Membran yang paling baik adalah membran dengan variasi persentase massa TiO2 sebesar 7,5% dengan nilai derajat swelling .sebesar 10,4%, methanol uptake sebesar 8%, dan kapasitas penukar ion sebesar 1,33 meq/g.

[DOWNLOAD ABSTRACT]