Author : Muhammad Asroril Mubarok   , Nu Rhahida Arini, Dendy Satrio
ABSTRAK

Turbin yang dipasang dalam farming memiliki karakteristik yang sedikit berbeda. Salah satu masalah utamanya adalah ketika beberapa turbin pasang surut ditempatkan berdampingan di lokasi dengan aliran pasang surut. Oleh karena itu, penting untuk memprediksi energi di lokasi laut tertentu atau mengoptimalkan susunan turbin. Tata letak farming harus diatur dengan tepat untuk mendapatkan posisi terbaik. Salah satu tahap optimasi turbin adalah penempatan konfigurasi turbin yang efektif menggunakan algoritma Particle Swarm Optimization (PSO). Metode ini cocok untuk mengatasi masalah penentuan posisi turbin. Tujuan dari penelitian ini adalah mengoptimalkan posisi turbin untuk mendapatkan daya maksimum dengan menggunakan algoritma PSO. Optimasi posisi 2D dalam empat skenario yang berbeda mempengaruhi jarak antar turbin dan fungsi objektif. Hasil dari variasi keempat menunjukkan nilai fungsi tujuan yang lebih tinggi dibandingkan dengan variasi pertama, kedua dan ketiga, dengan nilai fungsi objektif 2,330 untuk lima turbin dan 1,415 untuk sepuluh turbin. Hasil penelitian menunjukkan bahwa susunan turbin dalam keempat variasi menunjukkan pengaruh dari arah arus yang berbeda, yang mengarah pada penyebaran posisi turbin dan arah yang serupa namun tidak berdampak signifikan terhadap daya yang dihasilkan. Kecepatan arus memiliki pengaruh yang signifikan terhadap daya yang dihasilkan oleh turbin. Variasi arah arus menyebabkan penyebaran posisi turbin, sedangkan pada kecepatan yang sama dalam satu arah, posisi turbin akan terarah ke arah tersebut. Metode PSO dapat menghasilkan solusi optimal dalam lingkungan yang kompleks, pada kondisi berbagai arah dan kecepatan yang ada dalam keadaan sebenarnya, dengan biaya per daya yang lebih efisien.

[DOWNLOAD ABSTRACT]