ANALISA EKSPERIMENTAL PENGARUH JARAK ANTAR TURBIN AIR X/D TERHADAP PERFORMA HELICAL DARRIEUS TURBINE FARMING
ABSTRAK
Potensi energi di Indonesia salah satunya yakni energi air. Dari aliran sungai dapat dimanfaatkan energi kinetiknya dengan menggunakan turbin. Salah satu jenis turbin yang mudah dalam pembuatannya yakni turbin Darrieus. Untuk jenis turbin Darrieus memiliki kekurangan yakni pada kemampuan self start, oleh karena itu diperlukan modifikasi sudu dengan memutar sehingga berbentuk helix. Akan tetapi dalam penyusunan turbin yang dikonfigurasikan searah dengan aliran (streamwise), terdapat masalah yakni melemahnya gelombang setelah melalui turbin. Oleh karena itu, projek ini akan dilakukan eksperimen berskala laboratorium untuk mengetahui pengaruh dari jarak antar turbin air pada Helical Darrieus Turbine Farming. Variasi yang digunakan adalah perbandingan x/D = 3; 5; dan 6. Nilai yang diambil dari eksperimen tersebut adalah torsi dengan menggunakan sistem rope break didapati nilai dan nilai rpm menggunakan tachometer dengan mengarahkan tachometer ke poros turbin. Pada tiap variasi juga tiap turbin didapati memiliki nilai terbesar pada turbin ke-1. Pada variasi x/D=3 didapati nilai PTurbin sebesar 0,605 W, TSR sebesar 2,337, dan CP sebesar 0,08. Pada variasi x/D=5 didapati nilai PTurbin sebesar 0,622 W, TSR sebesar 2,341, dan CP sebesar 0,082. Sedangkan pada variasi x/D=6 didapati nilai PTurbin sebesar 0,936 W, TSR sebesar 2,91, dan CP sebesar 0,123. Didapati bahwa pengaruh jarak antar turbin dengan susunan streamwise dengan x/D=6 merupakan jarak yang paling bagus.
[DOWNLOAD ABSTRACT]Kategori
D3 Teknik ElektronikaD3 Teknik Telekomunikasi
D3 Teknik Elektro Industri
D3 Teknik Informatika
D3 Teknologi Multimedia Broadcasting
D4 Teknik Elektronika
D4 Teknik Telekomunikasi
D4 Teknik Elektro Industri
D4 Teknik Informatika
D4 Teknik Mekatronika
D4 Teknik Komputer
D4 Teknik Teknologi Game
S2 Teknik Elektro
S2 Teknik Informatika dan Komputer