Author : Asyam Faiq   , Entin Martiana Kusumaningtyas, Ali Ridho Barakbah
ABSTRAK

Pengembangan startup di era digital telah berkembang pesat, termasuk di Indonesia. Oleh karena itu, kita harus mengikuti kemajuan tersebut, termasuk dalam pembayaran online. Namun, masih banyak startup yang belum menggunakan pembayaran online. Salah satu faktornya adalah kesulitan dalam menciptakan integrasi yang aman namun cepat. Oleh karena itu, terdapat Payment Gateway yang memudahkan pengguna dalam mengintegrasikan transaksi. Di balik kemudahan tersebut, terdapat masalah keamanan. Salah satu langkah keamanan yang paling umum digunakan saat ini adalah Personal Identification Number (PIN). Namun, metode ini masih memiliki risiko tinggi terhadap pencurian data, karena PIN dapat diketahui oleh orang lain atau terlupakan. Teknologi saat ini sedang menuju ke arah biometrik. Para peneliti secara rutin melakukan studi tentang 'bioinformatika' dan 'biometrik' untuk mengintegrasikan teknologi terbaru ini dengan sistem lainnya. Pengenalan wajah telah menjadi salah satu pilihan keamanan untuk perangkat. Dengan menggabungkan pengenalan wajah sebagai opsi dalam keamanan payment gateway, keamanan transaksi digital meningkat, terutama dengan menghilangkan kebutuhan untuk mengingat PIN dan memberikan kemudahan penggunaan. Dengan memanfaatkan CNN dan arsitektur FaceNet, pengenalan wajah dapat dilakukan dengan akurat, mudah, dan cepat. Hanya membutuhkan waktu 6 detik untuk melatih wajah baru dan 1 detik untuk melakukan pengenalan, sehingga pengenalan wajah menjadi pilihan yang baik sebagai opsi keamanan untuk transaksi digital

[DOWNLOAD ABSTRACT]