Author : Achmad Fatrian Romadhoni   , Maretha Ruswiansari, Sritrusta Sukaridhoto
ABSTRAK

Laboratorium adalah tempat melakukan penelitian ilmiah, percobaan, pengukuran ataupun pelatihan ilmiah. Namun peralatan-peralatan pada laboratorium seperti lampu, AC, komputer, dan, kipas angin yang untuk mengaktifkan dan mematikan peralatan tersebut masih dengan menekan dengan tangan atau menggunakan remote, sehingga penggunaan dari laboratorium cenderung tidak efisien dari segi penggunaan listrik. Smart Lab hadir sebagai jawaban atas kebutuhan akan pengendalian perangkat laboratorium dan sistem keamanan yang lebih efektif dan efisien. Selain itu, teknologi Blockchain digunakan untuk memastikan keamanan data aktifitas pengguna yang dilakukan di dalam Smart Lab. Sedangkan teknologi Mixed Reality (MR) digunakan untuk memberikan pengalaman yang lebih interaktif dan menarik bagi pengguna. Untuk menggunakan teknologi MR diperlukan device yang mendukung teknologi tersebut. Device yang digunakan yaitu Hololens 2. Hololens 2 adalah headset MR yang dikembangkan dan diproduksi oleh Microsoft. Hasil yang telah dicapai pada penelitian ini adalah environment lantai 9 gedung pascasarjana PENS yang direalisasikan dalam bentuk 3D object yang ditampilkan melalui Hololens 2 dan hasil pengujian performa sistem menunjukkan bahwa pada 5 Vu dengan bandwith 2 Mbps, 1 Mbps, dan 0.5 Mbps, semua permintaan yang dikirimkan sebanyak 20 kali berhasil dilakukan. Namun, saat pengujian dengan 10 Vu, terjadi kegagalan dalam pengiriman data. Dalam uji testing dengan metode PIECES Framework, hasil tertinggi diperoleh pada performa dengan skor 4.4, sedangkan hasil terendah terdapat pada aspek ekonomi dengan skor 3.7.

[DOWNLOAD ABSTRACT]