Author : Yudita Nirmala Kartikasari   , Budi Aswoyo, Bambang Bagus H,
ABSTRAK

Monopulse Secondary Surveillance Radar (MSSR) adalah salah satu fasilitas pengamatan penerbangan yang berada di ground digunakan untuk memantau pergerakan pesawat di ruang udara. Monopulse Secondary Surveillance Radar (MSSR) menggunakan gelombang radio yang bekerja pada frekeuensi 1030 MHz untuk mengirimkan sinyal interogasi dan frekuensi 1090 MHz untuk menerima sinyal reply. Ground station Monopulse Secondary Surveillance Radar akan mengirimkan sinyal interogasi kepada transponder pesawat, kemudian transponder pesawat akan mengirimkan sinyal reply kepada ground station Monopulse Secondary Surveillance Radar. Antena merupakan salah satu perangkat yang penting dalam proses pengiriman dan penerimaan gelombang elektromagnetik. Antena ground station Monopulse Secondary Surveillance Radar memiliki massa yang berat dan dimensi yang besar. Perkembangan dunia telekomunikasi wireless yang ada pada saat ini semakin maju. Antena mikrostrip merupakan antena modern dengan banyak lentinan dibandingkan dengan antena analog, dimana dimensi dari antena mikrostrip ini kecil dan mudah dalam proses fabrikasi. Antena mikrostrip terdiri dari bagian patch, substrat, dan groundplane. Pada penelitian ini, antena mikrostrip yang dirancang menggunakan bahan Copper untuk patch dan groundplane serta bahan FR-4 untuk bagian substrat. Patch dan groundplane memiliki ketebalan 0.035 mm, sedangkan substrat memiliki ketebalan 1.6 mm. Antena yang dirancang pada penelitian ini merupakan antena mikrostrip circular yang dapat mencakup frekuensi 1030 MHz-1090 MHz. Rancangan antena mikrostrip circular akan menggunakan teknik Defected Ground Structure (DGS) untuk meningkatkan bandwidth, serta teknik Array untuk meningkatkan gain.

[DOWNLOAD ABSTRACT]