Author : Gita Fitriananda Deasy Navyka   , Arifin, Haryadi Amran Darwito
ABSTRAK

Penggunaan teknologi sangat membantu dalam kehidupan manusia terlebih bagi mereka yang memiliki mobilitas tinggi. Mulai dari transportasi hingga telekomunikasi dapat dengan mudah diakses untuk menunjang kehidupan sehari-hari. Tidak ketinggalan penerapan teknologi juga diaplikasikan disektor peternakan dan salah satu contohnya adalah penggunaan inkubator penetas telur. Alat ini digunakan untuk meningkatkan produktivitas anakan unggas sehingga dapat meraih hasil capaian yang diinginkan dan dapat memenuhi kebutuhan pasar. Pada Proyek Akhir ini akan dibuat sebuah alat inkubator penetas telur yang dibekali dengan Internet of Things (IoT). Dimana alat ini juga dapat memonitoring suhu beserta kelembapan dengan menggunakan sensor DHT11 dan juga gerakan didalam inkubator menggunakan sensor PIR. Pada alat ini terdapat otomasi dalam pengontrolan nyala dan mati lampu dengan menggunakan relay. Semua komponen tersebut diintegrasikan menggunakan mikrokontroler Wemos D1R1 yang kemudian hasil data akan dikirimkan ke server melalui Wi-Fi Access Point dan data informasi bisa diakses melalui web interface. Hasil dari projek akhir ini menunjukkan bahwa hasil pembacaan sensor DHT 11 untuk mengukur suhu memiliki presentase kesalahan 0.3% dan untuk mengukur kelembapan memiliki presentase kesalahan 0.5%. Untuk hasil pembacaan dari sensor PIR memiliki presentase kesalahan sebesar 0.3%. Untuk relay, mampu menghidupkan lampu jika keadaan pintu tertutup dan mematikan lampu jika keadaan pintu terbuka. Sistem pada projek akhir ini dapat bekerja dengan baik.

[DOWNLOAD ABSTRACT]