Author : Anggie Faradilla Putri   , Rahardhita Widyatra Sudibyo, Mike Yuliana
ABSTRAK

Beberapa factor alam menjadi salah satu penyebab menurunnya performa sebuah jaringan. Di Indonesia sendiri yang merupakan negara tropis memiliki dua musim yaitu musim kemarau dan penghujan. Musim kemarau dan musim penghujan menjadi salah satu pemicu terjadinya penurunan sinyal. Adanya angin kencang yang mengakibatkan pergeseran antena tentunya mempengaruhi performa sinyal. Sama hal nya dengan kelembaban yang mampu menurunkan kualitas sinyal karena sinyal sulit untuk dikirim. Pada cuaca panas yang terik membuat perangkat jaringan menjadi panas. Kondisi – kondisi tersebut menjadi sebuah permasalahan yang sering terjadi di masyarakat umum. Maka, dilakukankan sebuah penyelesaian pada permasalahan tersebut, salah satunya adalah dengan melakukan pengoptimalan sinyal yaitu dengan cara pointing. Pointing antena dilakukan dengan menggerakan atau memindah posisi antena yang berada diatas tower. Proses pointing pada umumnya membutuhkan waktu yang lama hingga mendapatkan posisi sudut dengan hasil nilai sinyal yang terbaik dari pancaran satelite ke station bumi. Oleh karena itu, dibuatlah sistem pointing otomatis yang akan mendeteksi sudut secara otomatis dalam proses pencarian sinyal. Alangkah relevan pada proses pendeteksi sudut azimuth dan elevasi digunakan sensor CMPS 11. Sensor akan mendeteksi pada saat motor bergerak dan hasil akhir sensor CMPS 11 sendiri akan beruba nilai sudut sesuai dengan pada kalibrasi pergerakan motor, yang mana sudut tersebut akan menentukan nilai sinyal. Sistem ini akan menghasilkan posisi sudut terbaik dalam proses pengambilan sinyal terbaik. Dengan menggunakan metode GPS, yang mana metode ini akan menggunakan nilai GPS titik awal lokasi sebagai receiver dari satelit. Satelit disini adalah sebagai transmitter pada saat proses pointing. Sistem ini nantinya akan bisa mempersingkat waktu pada saat proses pointing.

[DOWNLOAD ABSTRACT]